“Cinta ala Siberia”
Film karya Olga Delane
27 Desember 2019

Bapak dan Ibu yang terhormat,
Dengan hangat kami mengundang Anda ke pemutaran perdana film
CINTA ALA SIBERIA (“LIEBE AUF SIBIRISCH”)
pada hari Jumat, 27 Desember 2019 pukul 18.00.
Setelah diputar di 30 festival di seluruh dunia, di bioskop, dan ditayangkan di televisi, sutradara film
Olga Delane menghadirkan film tentang cinta di Siberia dalam suasana Natal yang akrab dan privat.
Seusai pemutaran, Olga Delane akan bercerita tentang latar belakang film tersebut dan tentang
tujuan sosial proyek “Semua ke Bioskop!” (“Alle ins Kino!”). Donasi dipersilakan.
Pintu dibuka: pukul 18.00, acara dimulai: pukul 19.00
Masuk gratis
Tentang film ini:
Tanpa suami dan anak, kamu bukan perempuan sejati!
Itulah komentar tentang status hubungannya yang harus didengar oleh sutradara asal Berlin, Olga Delane, setiap kali ia mengunjungi kerabatnya di desa kecil Onon-Brozya di Siberia. Komentar itu menguji bukan hanya kehidupan Olga sendiri, tetapi juga pertanyaan tentang nilai hubungan tradisional.
Ia sendiri berkata: “Terlalu banyak orang Eropa merasakan sendiri bahwa ada sesuatu yang tidak beres di Eropa ini. Kesepian adalah masalah besar.”
Mengapa demikian, dan seperti apa rasanya kehidupan (cinta) di tengah kerabatnya di sebuah desa kecil di Siberia yang berjarak 8.000 km, ia tunjukkan kepada kita dalam film dokumenter keduanya, yang diputar perdana di Jerman pada festival film Achtung Berlin pada 22 April 2017.
Dokumenter Cinta ala Siberia adalah pengamatan yang puitis dan peka atas kehidupan di sebuah desa Siberia yang kecil dan terpencil, sekaligus tatapan penuh kasih ke dalam jiwa Rusia.
Tentang proyek “Semua ke Bioskop!”
Wilayah Transbaikalia dan ibu kotanya, Chita, terletak lebih dari 8.000 km dari Berlin.
Anak-anak di sana tumbuh dikelilingi alam, tetapi sajian budaya sangat terbatas.
Anak-anak jarang memiliki panutan orang dewasa. Kurangnya perhatian dari orang tua yang sibuk dengan pekerjaan, urusan sehari-hari, dan tak jarang alkohol, mudah membuat anak-anak terjerumus ke hal-hal buruk.
Tidak ada kegiatan budaya yang mendukung perkembangan yang sehat. Dua atau tiga kali setahun, acara-acara kecil digelar di ruang klub setempat.
Untuk mengubah keadaan ini dan memberi anak-anak kesempatan bersentuhan dengan budaya, proyek “Semua ke Bioskop!” diluncurkan pada 2016.
Di sepuluh desa, anak-anak diputarkan film anak-anak klasik selama tiga bulan, termasuk film adaptasi karya sastra dari Pushkin hingga Jules Verne.
Orang tua dan guru mereka membenarkan bahwa setelah itu anak-anak tertarik pada sastra dan meminjam buku-bukunya dari perpustakaan.
Anda dipersilakan turut berkontribusi pada pengembangan proyek ini!
Di situs web kami, Anda akan selalu mendapat kabar terbaru tentang perkembangan kami: