Malam Pemutaran Karya Artist in Residence @ Stiftung Starke
26 Februari 2008

Sejak Oktober 2007, seniman asal Taiwan yang berbasis di Inggris, Feng-Ru Lee, selalu membawa kamera video saat berjalan menyusuri berbagai kota di Inggris, senantiasa menengadah ke langit dan menangkap hubungan-hubungan kebetulan yang terbentuk antara unsur-unsur arsitektur dengan latar cakrawala dan lalu lintas udara. Sebagian dikembangkan dari pameran tunggal Lee pada 2006 di Periscope Artists Project Space di Birmingham, Inggris, Lee memandang lanskap perkotaan ini sebagai transformator raksasa, dan kerap menambahkan instalasi kecil serta intervensi di dalam dan di sekitar kota.
Melalui proses ini, Lee mengembangkan karyanya dengan memakai gambar bergerak sebagai media untuk memperdalam petualangannya dalam mencari fenomena yang menghidupkan arsitektur sebuah kota. Dalam pencariannya akan komposisi yang tercipta dari hubungan antara manusia, bangunan, dan langit, ia menghubungkan dirinya dengan cakrawala perkotaan, sehingga menambahkan unsur sudut pandang manusia pada citra kota. Lee menyadari bahwa perilakunya yang kadang aneh dan tidak lazim menarik perhatian orang pada kehadirannya dan, dengan demikian, memungkinkan mereka melihat kota dari sudut pandang yang baru dan menggelitik rasa ingin tahu.
Residensi Feng-Ru Lee di Stiftung Starke dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama berlangsung di Birmingham, Inggris; tahap peralihan sekaligus residensinya berlangsung di Berlin. Selama residensinya di Berlin, Lee merasa terdorong sekaligus kewalahan oleh arsitektur kota ini. Dengan limpahan rangsangan itu, ia kembali pada karya video berbasis performans sebagai cara untuk menjelajahi persoalan-persoalan yang menjadi perhatiannya.
Sejauh ini perjalanan Lee digambarkan sebagai ‘perjalanan ke luar angkasa’, sebuah petualangan menuju hal yang tak dikenal, mencari hal-hal yang dapat mengejutkan sekaligus mengagumkan. Untuk itu Lee mengerjakan sebuah video yang mendokumentasikan perjalanan ini, yang puncaknya adalah mengirim alter ego-nya, seekor domba yang berulang kali muncul dalam karyanya, ke bulan. Sosok gandanya sebagai domba mencerminkan kondisi umat manusia saat ini, yang mampu mengkloning jutaan manusia murni sebagai produk. Proyek yang masih berjalan ini dijadwalkan rampung sekembalinya ia ke Inggris, yang akan menjadi tahap akhir residensi ini.
Pada pemutaran khusus karya yang sedang berjalan ini, Lee akan mempersembahkan dua kelompok karya. Yang pertama adalah serangkaian gambar bergerak yang ia dokumentasikan selama empat bulan terakhir. Yang kedua adalah kumpulan rekaman dari karya video barunya yang berbasis naskah dan performans.